Puluhan Warga Petukangan Selatan Ikuti Penyuluhan Pertanian
Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan Mobil Klinik Tanaman yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta di Kebun Sehati RW 06, Kelurahan Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Kemajuan urban farming mereka"
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Ridho Sosro mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat melalui penyuluhan mengenai pengetahuan dasar tentang hama dan penyakit tanaman.
Sudin KPKP Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pramuka"Peserta yang hadir juga kami berikan bantuan untuk mendukung kemajuan urban farming mereka, khususnya di wilayah Petukangan Selatan," ujarnya, Rabu (11/2).
Ridho menjelaskan, penyuluhan dan layanan lapangan oleh ahli pertanian tersebut dimaksudkan untuk membantu petani mendiagnosis hama, penyakit, serta defisiensi nutrisi pada tanaman.
"Peserta juga diberikan rekomendasi pengendalian yang tepat sesuai kondisi di lapangan," terangnya.
Menurutnya, materi yang disampaikan kepada puluhan peserta yang terdiri dari kader PKK, kelompok tani (Poktan), dan pengelola RPTRA meliputi berbagai jenis penyakit tanaman, cara penanganan, serta penggunaan sarana pendukung.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan materi mengenai tata laksana penanaman tanaman pertanian yang baik dan benar.
"Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan di lokasi urban farming masing-masing. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, kami juga memberikan bantuan berupa media tanam dan sarana pendukung lainnya," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang kader PKK Kelurahan Petukangan Selatan, Yatimah menyampaikan apresiasi atas tambahan ilmu yang diberikan terkait teknik bercocok tanam.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi warga dan Poktan dalam mengatasi permasalahan tanaman, terutama yang berkaitan dengan serangan hama.
"Kegiatan ini sangat bagus. Kami tidak hanya diberikan teori, tetapi juga praktik yang sebelumnya belum pernah kami lakukan," tandasnya.